[Hal.2] THE MAN WHO CAN'T BE MOVED - Baca Cerpen Romantis Online

๐ŸŒœ Blog Novel Dewasa 21+ Indonesia ๐ŸŒ› Buat yang bosan dengan chapter berbayar, kamu bisa temukan dan BACA novel dewasa romantis Bahasa Indonesia secara ONLINE hanya di sini. Cerita baru sudah tersedia. Chapternya lengkap, GRATIS, tanpa download aplikasi, tanpa log in, tanpa koin, tanpa langganan premium, dan update tiap hari๐Ÿฅณ

Info Gambar

 "Apa anda yakin tidak ingin ditemani, Tuan?", Juan meyakinkanku sebelum aku menutup pintu apartemen.

Aku tersenyum, "Aku akan baik-baik saja", kataku lalu menutup pintu.

Aku rasa Juan sudah pergi ketika aku duduk di sofa sambil meregangkan dasi lalu melepas jas dan meninggalkannya di sana untuk pergi ke kamar. Aku melepas sepatuku di sisi tempat tidur lalu bererak ke kamar mandi. Di mana aku melihat sesosok bayangan pria berusia 37 tahun yang terguncang jiwanya pada cermin besar.

Aku sangat membenci hari ini. Hari yang selalu kutunggu untuk mengetahui suatu akhir yang pasti dari semua masalah yang aku alami. Tidak cukup hanya dengan menangis, berteriak dan membanting semua barang-barang di sekitarku.

Sehingga jiwaku membawa pikiranku ke tempat yang sangat aku rindukan. Setelah aku menulis  di atas secarik kertas dan meletakan sebuah foto polaroid di atasnya.
Going Back to the corner
 where I first saw you 
Gonna camp in my sleeping bagI'm not gonna move 
Got some words on cardboard, 
got your picture in my hand saying, "if you see this girl can you tell her where I am"

Some try to hand me money, 
they don't understand 
I'm not broke, 
I'm just a broken hearted man 
I know it makes no sense but what else can I do? 
How can I move on when I'm still in love with you? 

Kembali ke sudut jalan itu. Aku berdiri. Menunggunya. Aku memandang foto satu-satunya yang kusimpan selama ini dengan harapan akan bertemu lagi dengannya.

Foto sebagai pengingat bahwa aku bukanlah orang asing. Bagi Hannah. Aku yakin dia tidak melupakanku. Tidak semudah itu. Aku yakin dia akan kembali ke sini untuk bertemu denganku.

Ketika aku melakukan hal yang tidak masuk akal. Aku mencium seorang gadis yang baru dikenal di atas bus. Kami turun dari bus dengan gembira. Tidak memikirkan bahwa sebentar lagi kami akan berpisah begitu seseorang menjemputnya dan membawanya pergi.

Hannah mengeluarkan kamera polaroidnya, bermaksud untuk mengambil fotoku. Dia akan menuliskan namaku pada foto itu. Seperti setiap orang yang dikenalnya. Untuk bisa terus ingat dengan siapa ia pernah bertemu.

"Tidak", kataku padanya, mengambil kameranya, "Aku tahu kau tidak akan melupakanku, Hannah"

Hannah menggeleng-geleng. Dia ingin mengingatku. Dia terlalu pasrah dan tidak percaya pada hatinya sendiri. Akan tetapi, dia bisa mengenali satu tempat hanya dengan perasaan bahwa ia pernah datang ke sana. Seperti halnya diriku, jika suatu saat dia bertemu denganku lagi, dia pasti akan merasa pernah bertemu denganku. Dia akan tahu, aku mencintainya.

Aku memencet tombol kameranya. Lalu sebuah foto keluar. "Bolehkah?", aku meminta foto yang baru saja kuambil.

Gambar dirinya yang saat ini ada dalam genggamanku.

Aku duduk di sudut jalan. Tidak pernah beranjak dari sana. Aku tahu dia akan datang. Aku tidak akan ke mana-mana sampai dia datang.

Orang-orang mulai memandang ke arahku. Atau hanya perasaanku saja mereka melihat pria yang sama sedang menunggu seseorang yang tak kunjung datang. Setiap hari, di tempat yang sama sementara waktu terus berjalan. Hari, minggu, bulan dan tahun berlalu dengan cepat. Serta pergantian musim.

Cause if one day you wake up and find that you're missing me
When your heart starts to wonder where on this earth I could be
 Thinkin maybe you'll come back here to the place that we'd meet 
And you'll see me waiting for you on the corner of the street 
So I'm not moving, 
I'm not moving...
---

"Hannah?!"

Aku melihat seorang lelaki memanggilnya. Menghampirinya dengan begitu cemas. Bersama seorang petugas polisi.

Hannah masih bingung, menatap pria itu heran. Menerima pelukannya tapi matanya terus memandangiku. Sedih.

Aku tersenyum padanya saat petugas polisi itu bertanya beberapa hal padaku. Aku tidak menyebutnya perpisahan saat lelaki itu membawanya pergi. Aku tidak mengucapkan selamat tinggal sekalipun dia mungkin tidak akan melihatku lagi.

Kami bertemu untuk berpisah. Aku tidak pernah putus asa. Di suatu tempat entah di mana itu, dia pasti merasa kehilangan sesuatu. Itu aku.

Juan datang dan dia berdiri cukup lama di hadapanku. Memandangiku dengan prihatin lalu dia berbalik, naik ke mobil dan pergi. Dia tidak bisa melakukan apapun untukku sejak terakhir aku meninggalkan pesan di kamar mandi apartemenku. Aku belum sempat mengucapkan terima kasih padanya atas semua bantuannya terhadapku.

Juan adalah satu-satunya orang yang kuizinkan melihatku menangis sesaat setelah dia menemukan Hannah untukku. Orang yang memberiku kekuatan di saat tak ada seorang pun di sampingku ketika aku berjuang, berhasil lalu jatuh.

"Tolong katakan pada gadis ini di mana aku berada. Sebuah sudut jalan, di mana pertama kali aku melihatnya"

Aku tidak akan beranjak dari sudut itu. Dia akan datang ketika semua orang membicarakan tentang seorang pria yang menunggu seorang gadis setiap hari. Karena dia tahu, itu hanya untuknya. Dan dia akan berlari ke sini...

Ketika aku mendapati surat kabar yang sudah jadi sampah di depanku, aku melihat sosokku kembali menjadi deadline. Dengan berita baru dan sangat berbeda dari saat aku bangkrut, lalu meninggalkan perusahaan yang kubangun selama 10 tahun dengan jerih payahku.

'BRYCE DYLAN, TEWAS BUNUH DIRI DI APARTEMENNYA'

---

Aku ingat saat aku menemukan satu foto milik Hannah yang tercecer di dalam tasnya saat kami masih ada di bus. Seorang lelaki yang ditandai dengan nama Noah dan dia sebut 'tunangan'.

Aku melihat raut kecewa Hannah ketika ia tahu, mungkin dengan orang inilah ia pergi ke New York. Saat itu aku hanya tersenyum. Apa yang bisa aku lakukan?

Namun, aku tahu, dia tidak akan pernah melupakanku. Jadi aku tidak mengizinkannya mengambil fotoku. Karena aku tidak ingin lelaki itu tahu bahwa dalam sekejap Hannah jatuh cinta pada orang tak dikenal yang tiba-tiba menciumnya.

Aku menggenggam tangannya untuk yang pertama dan terakhir. Dia pasti mengingatnya.

Policeman says "Son, you can't stay here 
I said, "there's someone I'm waiting for. If it's a day, a month, a year" 
Gotta stand my ground even if it rains or snows 
If she changes her mind this is the first place she will go

Suatu saat ketika dia sadar, ada sesuatu yang kurang dia akan berada di sini. Berlari ke sudut jalan dan mengetahui aku selalu menunggunya. Karena dia tahu itu hanya untuknya. Meski aku akan melihatnya menangis, foto satu-satunya yang aku punya terpapang pada sebuah kotak kaca seperti monumen di sudut jalan itu. Juan sengaja membuatnya sebagai tanda penghormatan terakhir. Untuk seorang pria yang patah hati dan gagal mempertahankan hidupnya. Pria yang hancur saat mengetahui satu-satunya perempuan yang dia cintai di dunia ini menikah dengan orang lain.

Meski Hannah tidak pernah bisa melihatku, aku tidak akan pindah...

Bagaimana aku akan pergi, jika masih mencintainya?

Aku  tak bisa kemana-mana. Setiap hatinya merindukanku, dia akan tahu tempat di mana aku berada.

Kembali ke sudut jalan di mana pertama kali kita bertemu. Di mana dia akan melihatku menunggunya...

People talk about the guy that's waiting on a girl 
There are no holes in his shoes but a big hole in his world
Maybe i'll get famous as the man who can't be moved 
Maybe you wont mean to but you'll see me on the news 
And you'll come running to the corner cause you'll know it's just for you 
I'm the man who can't be moved 
I'm the man who can't be moved

Cause if one day you wake up and find that you're missing me
When your heart starts to wonder where on this earth I could be 
Thinkin maybe you'll come back here to the place that we'd meet 
And you'll see me waiting for you on the corner of the street 
So I'm not moving, 
I'm not moving
 I'm not moving, 
I'm not moving...
 

-End-

Going Back to the corner where I first saw you 
Gonna camp in my sleeping bag 
I'm not gonna move
 _The Man Who Can't Be Moved - The Script_
Posted by
Home For You Wattpad Instagram Facebook TikTok Threads
Tautan disalin

Komentar

0 comments