[Baca Novel Dewasa] A Man with Roses Ch. 12 (Hal. 27)

๐ŸŒœ Blog Novel Dewasa 21+ Indonesia ๐ŸŒ› Buat yang bosan dengan chapter berbayar, kamu bisa temukan dan BACA novel dewasa romantis Bahasa Indonesia secara ONLINE hanya di sini. Cerita baru sudah tersedia. Chapternya lengkap, GRATIS, tanpa download aplikasi, tanpa log in, tanpa koin, tanpa langganan premium, dan update tiap hari๐Ÿฅณ

Info Gambar

Robot and Alien

Jakarta,  Juli 2006…

Semua siswa sudah masuk ke kelas masing-masing. Kecuali seorang siswa perempuan tertegun di depan pintu, matanya mulai mencari tempat duduk baginya. Teman-temannya sudah duduk di tempatnya. Mau duduk di mana kalau semua kursi penuh? Logikanya nggak mungkin sampai nggak kebagian tempat duduk karena kelas ini sudah diatur sedemikan rupa.

Ah, ternyata masih ada satu kursi kosong di barisan belakang! Tapi, Uki nggak serta merta lega hanya karena masih ada satu tempat untuknya dan ia masih berharap tempat lain yang bisa ia tuju saat ini. Karena ia nggak akan suka dengan teman sebangkunya yang baru.  

Rory! Cowok itu sudah duduk di sana dengan muka masam. Uki pernah dengar kalau Rory tinggal kelas tapi nggak tahu kalau mereka akan sekelas.

Semua siswa bersedekap saat Pak Hariyadi, wali kelasnya, masuk dan ia dengan berat hati masuk juga tanpa pilihan yang lebih baik.

Dari caranya menatap Rory tampak nggak mengizinkan siapapun duduk di sampingnya karena dia menaruh tasnya di kursi sebelah. Atau memang nggak ada yang mau duduk di dekatnya karena takut. Uki yakin saat ia menghampiri meja Rory semua orang menahan nafas. Tapi, ada pilihan yang lebih baik?

Rory menoleh ke sekitarnya saat Uki berdiri saja tanpa berani menegurnya. "Pengecut lo semua!" celetuknya kepada seisi kelas, terutama para cowok. Rory mengambil tasnya sambil mencak-mencak.

Uki langsung duduk karena Pak Hariyadi sudah mau mulai. Meski deg-degannya belum berhenti tapi sepertinya Rory memang nggak peduli dia duduk dengan siapa.

Tapi, entah mengapa Rory jadi memandanginya saat pelajaran akan dimulai. Mungkin karena banyak hal yang tampak berubah pada Uki. Penampilannya. Dia sudah menyingkirkan poni rata yang menutupi dahinya. Rambut hitam sebahunya yang biasa dikuncir ke belakang dibiarkan tergerai. Seragam yang biasanya agak kebesaran di badannya yang kecil sekarang terlihat lebih mengepas. Dan dia berdandan? Apa? Ya, dia berdandan!

“Lo kesurupan setan apa?” tanya Rory padanya, melirik dengan skeptis.

Uki merengut. Apa maksudnya kesurupan? Apa dia benar-benar nggak tahu caranya menghargai orang?

Tiba-tiba dia tertawa –tertawa mengejek. Dan pelajaran pun dimulai.

***
Posted by
Home For You Wattpad Instagram Facebook TikTok Threads
Tautan disalin

Komentar

0 comments