[Hal. 1] [Prolog] I LOVE YOU BUT...

๐ŸŒœ Blog Novel Dewasa 21+ Indonesia ๐ŸŒ› Buat yang bosan dengan chapter berbayar, kamu bisa temukan dan BACA novel dewasa romantis Bahasa Indonesia secara ONLINE hanya di sini. Cerita baru sudah tersedia. Chapternya lengkap, GRATIS, tanpa download aplikasi, tanpa log in, tanpa koin, tanpa langganan premium, dan update tiap hari๐Ÿฅณ

Info Gambar

Prolog

Pernikahan kedua ibuku bukan masalah bagi anak-anak dari suaminya. Tapi, ada sesuatu yang nggak kumengerti tentang kakak tiriku, Wanda. Dia menghabiskan lebih banyak waktu untuk membuat masalah dan  jauh dari rumah. Padahal dia punya semua yang dia butuhkan. Kehangatan keluarga dan hidup berkecukupan.

Mama-ku sangat mencemaskan Wanda yang aku dengar berpacaran dengan gangster –jelas ayahnya nggak akan pernah setuju. Aku tahu ke mana rasa cemas ini bermuara –sesuatu yang berhubungan dengan kekerasan. Kurasa dia hanya nggak ingin Wanda mengalaminya juga, pun aku dan Ruby.

Selama ini ibuku memang lebih dekat dengan anak tirinya. Jadi dia menelponku begitu tahu Wanda sedang berada di Jakarta –kota yang sama dengan tempat tinggalku, dan memberiku sebuah alamat agar menemuinya untuk memastikan kalau dia baik-baik saja sebelum dia pergi lagi entah ke mana.

Kedengarannya mungkin ini hanya seperti kunjungan biasa. Datang, bicara dan pergi. Tapi, aku dan Wanda belum pernah bertemu. Ibuku dan ayahnya menikah di saat aku masih tinggal dengan  Ruby. Ketika aku memutuskan untuk menemui ibuku lagi setelah perang dingin yang sangat lama, Wanda sudah hidup sendiri –entah apa pekerjaannya.

Bagi Mama ini adalah saat yang tepat bagiku untuk mengenalnya dan ia memastikan aku akan menyukainya karena dia sangat menyenangkan. Dan lagi, Wanda punya banyak teman yang bisa membantuku menemukan pekerjaan yang lebih baik dari yang kujalani sekarang –mungkin ini alasan satu-satunya yang paling masuk akal bagiku hingga aku berusaha menyempatkan diri untuk menemuinya.

Mama seolah menegaskan bahwa Wanda kebalikan dari Ruby; kakak perempuan seperti Wanda-lah yang aku butuhkan. Aku tahu Mama juga mengkhawatirkanku seolah dia nggak percaya kalau aku dan Ruby hanya bertengkar –hal  yang biasa terjadi di antara saudara.

Oke, aku tahu Mama lebih memahami sifat Ruby karena dia yang melahirkannya. Tapi, sebenarnya perselisihan kami disebabkan oleh hal yang seharusnya nggak perlu menjadi masalah. Dan aku memilih mengalah atas kakakku karena aku menyayanginya. Aku bukan pengkhianat –untuk semua orang terlebih kakakku sendiri.

Dan aku nggak pernah menceritakan kejadian sebenarnya pada Mama.

***
Posted by
Home For You Wattpad Instagram Facebook TikTok Threads
Tautan disalin

Komentar

0 comments