๐ Blog Novel Dewasa 21+ Indonesia ๐ Buat yang bosan dengan chapter berbayar, kamu bisa temukan dan BACA novel dewasa romantis Bahasa Indonesia secara ONLINE hanya di sini. Cerita baru sudah tersedia. Chapternya lengkap, GRATIS, tanpa download aplikasi, tanpa log in, tanpa koin, tanpa langganan premium, dan update tiap hari๐ฅณ
Suasananya itu selalu ngundang gue untuk cari tau. Kenapa perasaan gue jadi nggak enak setiap kali gue datang ke sini. Tiba-tiba gue udah ada di gedung sekolah, kembali menyusuri lorong-lorong yang sepi itu. Yang ada malahan, gue jadi kangen banget sama masa-masa SMA gue di mana kesalahan selalu kerasa bener di saat semua orang ngelarang. Gue masih jadi bocah pecicilan yang senang berlari ke sana kemari, godain cewek cantik, ngintip roknya dari bawah tangga, dan nge-bully anak-anak cupu. Dulu, gue hobi nge-band, dan sempat manggung di acara pensi, tapi begitu lulus band-nya bubar karena kita udah punya kesibukan masing-masing.
Ya, ngomong-ngomong soal pensi, itu adalah ajang yang paling ditunggu-tunggu setiap tahun. Karena bakal banyak yang nonton. Buat gue nggak lebih dari seru-seruan dan suasananya yang beda dari rutinitas anak-anak sekolah yang biasanya sibuk belajar buat ulangan atau ujian. Semua pada sibuk nyiapin ini dan itu, selalu ada masalah yang bikin panik dan hawanya udah kerasa dari berbulan-bulan sebelum pensi-nya digelar. Persis, seperti di sekolah ini. Gue lihat panggungnya udah didekor semenarik mungkin dengan tema colourful.
Nela bahkan ngundang gue juga untuk lihat pementasan dramanya nanti. Gue tentu dengan senang hati datang –demigebetan gue. Melihat dekor panggungnya gue jadi nggak sabar, kira-kira anak-anak di sini bakal bikin acara apa selain drama Coppelia-nya Nela? Ternyata juga ada band, nyanyi dan paduan suara –posternya terpapang di mading. Gue melihat jam tangan gue, hampir jam lima, dan kayaknya gue harus balik ke parkiran karena Gladys sama Starla pasti nungguin gue.
***
Komentar
0 comments