[Baca Novel Roman Horor] Enigmatic - Ch. 2 (4/4)

๐ŸŒœ Blog Novel Dewasa 21+ Indonesia ๐ŸŒ› Buat yang bosan dengan chapter berbayar, kamu bisa temukan dan BACA novel dewasa romantis Bahasa Indonesia secara ONLINE hanya di sini. Cerita baru sudah tersedia. Chapternya lengkap, GRATIS, tanpa download aplikasi, tanpa log in, tanpa koin, tanpa langganan premium, dan update tiap hari๐Ÿฅณ

Info Gambar
“Bu Talisa pasti sedang memilih yang terbaik. Orang seperti Bu Talisa itu pasti nggak sembarangan berhubungan sama laki-laki.”
“Eh, kamu tahu nggak orang-orang suka ngomongin pacarnya Bu Talisa? Kabarnya bukan cowok yang sepadan dengan dia. Nggak ganteng juga. Sangat disayangkan kalau Bu Talisa menikah dengan laki-laki yang biasa saja ....”

“Memangnya siapa kita yang bisa mengatur orang lain? Bu Talisa itu pintar. Mungkin memilih orang yang biasa karena ada sesuatu yang dia temukan di dalam diri orang itu dan nggak dimiliki orang lain. Lagipula cinta itu nggak pernah pandang fisik dan materi.”
“Sok tahu! Kamu ‘kan belum pernah pacaran.”
“Bu Talisa bisa mendapatkan siapa yang dia mau. Tapi, dia nggak kayak kamu ada yang naksir langsung terima. Dia pasti punya banyak pertimbangan ....”
“Kamu nge-fans berat ya sama Bu Talisa?”
“Aku ingin seperti dia. Sukses, cantik dan pintar.”
Talisa tersenyum getir. Ia merasa terhibur dengan ucapan gadis yang berambut panjang karena teringat pada dirinya yang dulu –ingin menjadi dirinya yang sekarang. Tapi, setelah dijalani ternyata semuanya tidak seindah itu.
Segala hal selalu terlihat indah sebelum kita mendapatkannya, namun setelah memiliknya terkadang kita abai dan cenderung tidak bersyukur. Itulah yang Talisa rasakan saat ini. Meskipun begitu, Talisa tidak akan mematahkan semangat gadis itu –karena gadis itu adalah dirinya yang dulu. Sedangkan temannya itu mirip dengan Onny, sahabat lamanya yang kini juga sudah menikah.
Saat Talisa mendadak muncul di hadapan mereka untuk kembali mengambil suratnya yang tertinggal, mereka sempat terkejut dan khawatir. Tapi, Talisa tetap tersenyum dan mengucapkan terima kasih lalu pergi.
Dulu Talisa dan Onny selalu berdua –sama-sama menjadi anak baru di kantor. Talisa di bagian administrasi dan Onny di front desk. Dulu Talisa cenderung tidak banyak bicara walaupun di luar dia adalah anak yang periang. Sedangkan Onny adalah peri gosip ter-update dan hobi bicara sepanjang hari. Talisa tertawa kecil saat mengingat masa-masa itu. Rasanya jadi ingin menelepon Onny dan mengatakan bahwa ia bertemu diri mereka di masa lalu di kantor dan itu sebuah kebetulan yang aneh.
Namun, tiba-tiba Talisa urung. Ia sudah bersiap menekan tombol panggil pada nomor telepon Onny di smartphone-nya. Di saat yang sama ia juga sadar bahwa membicarakan masa lalu bersama Onny, cerita tentang Chakka dan Dara adalah bagian dari semua itu. Mereka juga pernah berselisih sampai berhenti bersahabat dan tidak pernah bertemu selama bertahun-tahun karena konflik hebat dengan Chakka. Talisa pun menaruh kembali benda itu dan kembali berkonsentrasi pada komputernya.
Terakhir kali ia bicara dengan Onny, sahabat lamanya itu memintanya untuk tidak mengingat masa lalu. Talisa sudah memiliki Arun. Arun adalah cintanya saat ini.
Tapi, kemudian Talisa kembali berkecil hati – sekarang Arun juga sudah tidak menginginkan dirinya. Apa bedanya dengan Chakka dulu?
***

Posted by
Home For You Wattpad Instagram Facebook TikTok Threads
Tautan disalin

Komentar

0 comments