[Novel Romantis] Saira Ch. 14 (1/4)

๐ŸŒœ Blog Novel Dewasa 21+ Indonesia ๐ŸŒ› Buat yang bosan dengan chapter berbayar, kamu bisa temukan dan BACA novel dewasa romantis Bahasa Indonesia secara ONLINE hanya di sini. Cerita baru sudah tersedia. Chapternya lengkap, GRATIS, tanpa download aplikasi, tanpa log in, tanpa koin, tanpa langganan premium, dan update tiap hari๐Ÿฅณ

Info Gambar

Black Hole

Gigi seolah masuk ke lubang hitam yang dibuat oleh masa lalu dan terjebak di dalamnya. Sejak pulang dari rumah sakit, dia tidak lebh membaik dari saat ditemukan tergeletak. Dia sering menangis, mengunci diri di kamar dan sesekali meracau. Sesekali membahas bagaimana Saira memperlakukannya sampai terpikir untuk membalas dendam.

Aku hanya diam dan mendengarkan untuk sementara sampai Gigi menyuarakan semua isi hati dan pikirannya yang kacau.
“Dia duluan yang memulainya…,” Gigi bercerita dengan gigi gemeretak menahan tangis. “Aku cuma mau berteman, karena kupikir Saira nggak seperti anak-anak lain yang menghinaku. Paling nggak dia tahu aku mengagumi gayanya, baju-baju yang dia pakai, semuanya. Tapi, sejak dia jadi gadis sampul, sifat sombongnya mulai kelihatan. Anak-anak yang merasa keren mendekati Saira untuk bisa mendompleng popularitas Saira supaya juga bisa terkenal, jadi model, artis.…”
Yang aku tahu dari cerita Saira adalah Saira tidak mengenal Gigi dengan baik. Dia tidak pernah mengintimidasi Gigi bersama teman gengnya. Saira memang angkuh. Gadis yang broken home, yang sebetulnya merasa kesepian. Karena orang tuanya bercerai dan dia harus tinggal dengan ibu yang lebih sering menghabiskan waktu untuk mengelola perusahaan daripada memperhatikan anaknya. Saira ikut modelling untuk mengisi waktu luangnya karena di masa itu dia hampir tidak bergaul. Lalu saat karir modelnya mulai menanjak, gadis lain yang merasa memiliki potensi seperti Saira mulai mendekatinya dengan harapan bisa diajak menjadi model juga. Tapi, Saira tidak pernah peduli pada mereka.
Sampai suatu hari, Gigi menghampirinya untuk wawancara klub mading, Saira memang mengusirnya karena tidak ingin diwawancara. Dan itu dia lakukan di depan anak-anak lain yang kemudian mulai menertawai Gigi. Itulah kesalahan pertama Saira. Saat Gigi mulai diledek, Saira tidak pernah menghentikan mereka karena merasa tidak ada hubungan dengan Gigi. Tanpa dia sadari Gigi mulai dendam, karena yang membuat dia menjadi sasaran intimidasi mereka adalah Saira.
Debut pertama Gigi di sekolah adalah foto syur Saira dengan pria hidung belang yang heboh ke seantero sekolah. Saira mendapatkan guncangan yang cukup berat tapi dia masih tetap berjalan dengan kepala tegak menghadapi orang-orang. Bahkan di saat Gigi mulai mengkampanyekan ‘Stop Bully-ing’, Saira masih tak tersentuh olehnya. Seolah foto syur yang tersebar hanya angin lalu bagi Saira. Di saat Gigi makin terkenal sebagai wartawan sekolah yang menjadi panutan, Saira membentuk sebuah perkumpulan. Gigi mulai merasa bahwa apa yang dia lakukan mulai tidak ada apa-apanya dengan yang Saira lakukan diam-diam dengan teman kelompoknya.
Tapi sebenarnya di sisi lain, Saira berusaha mengatasi masalahnya sendiri karena menurutnya tidak ada satu orang dewasa pun yang mau mendengarnya. Pada saat itu dia merasa bahwa dirinya tidak berbeda dengan anak-anak korban bully-ing; tidak ada seorang pun yang mau mendengar pengakuannya. Ini adalah masa-masa pembelajaran bagi Saira yang berasal dari keluarga kaya namun masih saja mengeluh tentang yang terjadi padanya saat ibunya mencabut semua fasilitas yang diberikan; seperti antar jemput sekolah dengan supir; Saira mulai sering berjalan kaki menuju sekolah. Saat itulah dia merasa bahwa ia bisa melakukan sesuatu untuk dirinya; sebelum kemudian ia mengundang anak-anak lain yang menurutnya bisa dipilih untuk melakukannya bersama-sama. Ide Saira mudah diterima karena apapun yang mereka ceritakan satu sama lain atau yang ditulis dalam botol permohonan, hanya menjadi rahasia bagi mereka; demikian juga ritual menghanyutkan botol di laut. Semua hal terpendam dapat mereka lepaskan karena akan menjadi rahasia di antara mereka saja.
Lalu Gigi yang selalu igin tahu tentang Saira kembali menguntit; dia adalah orang luar pertama yang tahu apa yang dilakukan Saira’s Squad dan ingin bergabung. Tapi, karena kehadiranku permusuhan di antara mereka menyala bagai api yang terus berkobar. Saira mengatakan dengan jelas pada Gigi bahwa dia tak akan pernah jadi salah satu dari mereka sebelum tanpa sengaja Saira mendorong Gigi dan jatuh di tangga.






Posted by
Home For You Wattpad Instagram Facebook TikTok Threads
Tautan disalin

Komentar

0 comments